Bisnis Ayam Petelur dari Nol: Modal Rp150 Juta, Untung Rp1,4 Juta/Hari
Pernah kepikiran buka usaha tapi bingung mau mulai dari mana? Tenang, banyak orang sukses dari bisnis yang sederhana. Salah satunya? Budidaya ayam petelur.
Usaha ini menarik banget. Kenapa? Permintaan telur selalu tinggi setiap hari. Dari rumah tangga sampai restoran, semua butuh. Yang lebih menarik lagi, modalnya bisa disesuaikan. Mau mulai kecil-kecilan? Bisa. Mau langsung skala besar? Juga bisa.
Nah, buat kamu yang serius pengen terjun ke bisnis ini, simak panduan lengkap berikut. Dari persiapan sampai hitung-hitungan untungnya, semua akan dibahas.
Kenapa Ayam Petelur Bisnis yang Menjanjikan?
Bayangkan saja. Setiap hari, jutaan orang di Indonesia konsumsi telur. Sarapan pakai telur, bikin kue pakai telur, masak sayur juga pakai telur. Permintaannya stabil sepanjang tahun. Tidak seperti ternak lain yang fluktuatif, telur selalu dicari.
Selain itu, daging ayam yang sudah tidak produktif (afkir) masih bisa dijual. Jadi ada dua sumber pendapatan sekaligus. Telur untuk pendapatan harian, ayam afkir untuk pendapatan tambahan.
Persiapan Awal yang Wajib Dilakukan
Sebelum membeli ayam, ada beberapa hal krusial yang harus dipersiapkan. Jangan sampai asal beli. Nanti malah rugi.
Lokasi Kandang
Cari tempat yang luas dan jauh dari pemukiman padat. Kenapa? Bau kandang bisa mengganggu tetangga. Selain itu, ayam butuh ventilasi baik agar tetap sehat. Lokasi ideal adalah yang mudah diakses kendaraan untuk distribusi telur.
Izin dan Legalitas
Jangan lupa urus izin usaha. Minimal izin dari Dinas Peternakan setempat. Ada juga sertifikasi kesehatan hewan yang perlu diperhatikan. Ini penting untuk memastikan produk kamu aman dikonsumsi.
Pilih Bibit DOC atau Pullet?
Ada dua pilihan untuk memulai. Pertama, membeli DOC (Day Old Chick) atau anak ayam baru menetas. Kedua, membeli pullet (ayam umur 18 minggu yang sudah siap bertelur).
Kalau Pilih DOC:
Advertisement
- Modal lebih kecil
- Bisa mengontrol kualitas dari awal
- Butuh waktu 20 minggu sampai bertelur
- Risiko kematian lebih tinggi
Kalau Pilih Pullet:
- Modal lebih besar
- Langsung produksi telur
- Risiko lebih kecil
- Cepat balik modal
Pilihan tergantung budget dan pengalaman. Pemula disarankan mulai dari pullet agar lebih mudah.
Desain Kandang yang Efisien

Untuk skala 1.000 ekor, kandang baterai adalah pilihan terbaik. Desainnya praktis. Ayam ditempatkan di kotak-kotak susun bertingkat. Kotoran langsung jatuh ke bawah. Telur juga mudah diambil dari depan.
Ukuran standar untuk 1.000 ekor membutuhkan kandang sekitar 110x35x29 cm per set (isi 2 ekor). Bahan galvanis lebih baik karena tahan karat hingga 10 tahun. Biaya pembuatan kandang sekitar Rp50-70 juta.
Manajemen Pakan yang Benar
Pakan adalah pengeluaran terbesar. Sehari, satu ekor ayam butuh sekitar 120 gram pakan. Untuk 1.000 ekor, butuh 120 kg per hari. Harga pakan sekitar Rp7.000 per kg. Jadi pengeluaran pakan per bulan sekitar Rp25 juta.
Tips menghemat pakan:
- Berikan pakan sesuai takaran
- Campur dengan jagung atau dedak
- Simpan pakan di tempat kering
- Jangan sampai pakan basah atau berjamur
Hitung-hitungan Modal dan Keuntungan

Yang paling ditunggu, berapa sih untungnya?
Modal Awal untuk 1.000 Ekor (dari Pullet):
- Kandang: Rp50 juta
- Pullet 1.000 ekor: Rp85 juta (Rp85.000/ekor)
- Pakan bulan pertama: Rp20 juta
- Lain-lain (obat, vitamin): Rp5 juta
- Total: Rp160 juta
Pendapatan per Hari:
- 1.000 ekor produksi 80-85% = 840 telur/hari
- Berat 50-60 kg telur/hari
- Harga jual Rp28.000/kg
- Pendapatan: Rp1.400.000/hari
Pengeluaran per Hari:
- Pakan: Rp840.000
- Tenaga kerja: Rp200.000
- Listrik & lainnya: Rp100.000
- Total: Rp1.140.000/hari
Keuntungan Bersih:
Rp1.400.000 - Rp1.140.000 = Rp260.000/hari
Atau sekitar Rp7.800.000/bulan
Modal balik dalam waktu sekitar 20 bulan. Setelah itu, untung bersih!
Strategi Pemasaran yang Efektif
Telur yang dihasilkan bisa dijual ke berbagai tempat:
- Pasar tradisional (harga kompetitif)
- Agen/telur (volume besar)
- Supermarket (harga lebih tinggi)
- Langsung ke konsumen (margin terbaik)
Bangun relasi dengan pembeli tetap. Kualitas telur yang konsisten akan membuat mereka kembali lagi. Jangan lupa manfaatkan media sosial untuk promosi.
Mau Mulai Bisnis Ayam Petelur? Kami Siap Bantu!
Tertarik untuk memulai tapi masih bingung? Atau sudah punya kandang tapi butuh bibit berkualitas? Kami menyediakan:
✅ DOC berkualitas dari indukan unggul
✅ Pullet siap produksi (18 minggu)
✅ Kandang baterai galvanis tahan lama
✅ Konsultasi manajemen ternak
✅ Dukungan purna jual
Hubungi kami sekarang untuk informasi lebih lanjut dan harga terbaik!
🐔 Chat WhatsApp:
👉 Chat dengan admin
Konsultasi GRATIS! Jadilah peternak sukses berikutnya.
Sumber Referensi:
- Dinas Peternakan & Perkebunan Indonesia
- Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)
- Data riset peternakan nasional
- Pengalaman peternak praktisi
Keywords: budidaya ayam petelur, modal ternak ayam, kandang baterai, bisnis telur, untung ternak ayam





Chat via Whatsapp


















