TERNAKHIAS.COM - Bagi para pencinta ayam hiasa pasti tidak asing lagi dengan ayam silver pheasant. Ayam silver pheasant ini memiliki warna yang eksotis dan membuat orang yang melihatnya sangat terposona dan terpikat. Perbedaan yang menonjol antara ayam silver pheasant lainnya adalah bentuknya yang lebih besar dibandingkan dengan jenis pheasant lainnya, ayam jenis pheasant ini termasuk agresif dan galak. Tapi keuntungan yang dimiliki ayam ini tidak mudah stress ditempat penangkaran yang baru.
ASAL USUL AYAM SILVER PHEASANT
Ayam hias jenis ini merupakan ayam hias dari pegunungan Asia Tenggara dan juga daratan hutan cina. Tidak hanya itu, ayam ini juga mudah ditemukan di thailand vietnam dan myanmar. Tetapi sekarang ayam silver pheasant ini keberadaanya bisa ditemukan hampirdisluruh dunia, termasuk di amerika serika dan sekitarnya. Bahkan di indonesia itu sendiri juga menjadi salah satu wilayah di mana ayam ini bisa ditemukan. Dikarenakan saat ini banyak peternak yang berusaha memelihara ayam jenis ini dengan cara mengimport dari negara asalnya.
Ciri-ciri Ayam Silver Pheasent
Berikut ini merupakan ciri-ciri ayam silver pheasant :
- Bentuk tubuh yang unik. Tidak seperti ayam pada umumnya, ayam pheasant biasanya memiliki ekor yang cukup panjang
- Untuk yang jantan memiliki warna yang putih mengkilat dari mulai leher hingga ekornya. Untuk badannya memiliki warna hitam yang tegas, sedangkan untuk kepalanya berwarna merah seperti tompel yang menyatu hingga jenggernya adalah ciri khas unggas ayam silver pheasant tersebut.
- Ayam silver betina mempunyai warna yang cukup kontras dengan jantan. Tidak terlalu menarik seperti jantan warna dari ayam pheasant betina ini berwarna coklat kusam.
- Panjang tubuh ayam pheasant jantan sekitar 70-125 cm termasuk ekor dari 30-75 cm
- Panjang tubuh ayam pheasant betina berkisar antara 55 dan 90 sentimeter yang terdiri dari panjang dari 44-32 sentimeter ekor.
- Berat badan jantan sekitar 2 kilogram sedangankan betina 1,3 kilogram
MASA HIDUP AYAM SILVER PHEASANT
Untuk sebagian dari sepertiga ayam tersebut tidak akan bertahan 6 sampai 10 minggu. Hanya 2-3% yang akan mencapai tiga tahun. Di alam liar, umur mereka bisa 5 atau 6 tahun. Untuk dipangkaran ayam tersebut bisa bertahan sekitar 15 tahun tentu dengan perawatan dan pakan yang sangat baik.
HAL YANG MENYENANGKAN MEMELIHARA AYAM SILVER PHEASANT
Karakter ayam silver pheasant ini lebih mudah jinak dibandingkan jenis pheasant lainnya. Anda bisa langsung berinteraksi dengan ayam hias ini. Untuk bisa berinterkasi dengan ayam pheasant anda bisa memberi makan dengan tangan adalah salah satu cara supaya mereka mau deket dengan tangan anda. Dengan dilatih dari remaja dengan memberikan silver pheasant bebas berlarian di kandang yang cukup luas. Salah satu metode penjinakan untuk unggas dan burung adalah jam makan. Jangan biarkan ada makanan di kandang mereka terlalu lama. Anda harus memberikan makanannya sesuai dengan jadwal mereka makan. Hal ini juga bisa diterapkan ke ayam pheasant lainnya.
KANDANG AYAM SILVER PHEASANT
Kandang adalah salah satu harus diperhatikan ketika kita ingin memilihara binatang lainnya. Memperhatikan ukuran kandang menjadi salah satu hal yang akan mempengaruh produktifitas dari ayam hias silver pheasant. Disarkan agar kandang ayam hias bisa dibuat dengan ukuran setidaknya 2 X 2 m bisa dihuni oleh sepasang silver pheasant. Jangan lupa juga untuk menyediakan batang maupun ranting pohon yang digunakan sebagai tempat bertengger ataupun bermain ayam hias silver pheasant ini.









Chat via Whatsapp














