TERNAKHIAS.COM - Jenis ayam guinea fowl biasa disebut ayam mutiara di Indonesia memiliki bentuk yang unik bisa terlihat dari keindahan pada bulunya. Bagi sebagian orang yang belum sama sekali pernah melihat hewan jenis ini maka akan bilang hewan ini termasuk jenis burung. Ayam jenis ini merupakan ayam yang berasal dari Afrika, yang mana lebih dikenal dengan sebutan ayam guinea yang masih masuk dalam keluarga phasianidae dan juga masih kerabat dekatnya burung kuau. Ayam yang bentuknya terlihat aneh ini cukup menjadi pembicaraan di kota dimanapun mereka terlihat. Untuk sejarahnya sendiri ayam mutiara dikenal sejak zaman Yunani kuno sekitar abad ke-5 SM (Sebelum Masehi). Ayam jenis ini diambil dari Afrika oleh bangsa Romawi dan mulai mencoba menjinakkan mereka. Seperti yang dikatakan sebelumnya ayam mutiara berasal dari Afrika tempat dimana mereka menjadi liar dalam kawanan besar.
Beberapa dibawa ke Jamaika sekitar 200 tahun yang lalu, selama era perdagangan budak dan mereka dijadikan sebagai bagian dari hewan pemandangan. Ayam mutiara pertama kali diperkenalkan ke Eropa pada tahun 1400-an dan masuk ke Amerika dengan kapal pemukim awal dan kapal budak. Karena perkembangbiakkan melonjak tajam dan mulai populer di berbagai kalangan peternak penghobi ayam atau kolektor ayam hias akhirnya di beberapa negara sudah dibudidayakan dan bisa juga dimanfaatkan daging dan telurnya. Diketahui untuk saat ini kepopulerannya tidak seperti waktu 2 sampai 3 tahun lalu. Tetapi tetap saja para peminatnya masih saja cukup banyak di tanah air kita ini di Indonesia apalagi ada yang membuka tempat makan seperti mie ayam mutiara di berbagai tempat di daerah-daerah tertentu.
Kalau kita lihat dari pengamatan fisiknya sebenarnya bisa dibilang mirip dengan ayam kalkun. Pembedanya adalah ayam mutiara termasuk ayam yang bisa dibilang dapat terbang walau terbangnya tidak jauh dan tidak terlalu tinggi hanya sebatas di ranting pepohonan. Ternak hias akan menjelaskan detail semuanya tentang hewan ayam jenis ini.
Ayam Guinea Fowl ini sudah ada dari zaman dahulu yang dipelihara turun temurun. Hanya saja keindahannya tidak bisa dipandang sebelah mata, bagi masyarakat Indonesia lebih memanfaatkannya sebagai ayam hias. Karena pemeliharaannya cukup mudah dan cepat beranak pinak membuatnya masih kalah terkenalnya sebagai ayam hias yang unik dibandingkan dengan ayam hias lainnya hingga harganya pun relatif terbilang murah dibandingkan hewan hampir sejenis. Pada habitatnya ayam mutiara hidup bergerombol di semak-semak dan hutan. Ciri khas dari ayam ini sendiri adalah di bagian tubuhnya yang dihiasi dengan bulu warna hitam dengan bintik-bintik putih dan bagian leher kepala yang tidak berambut. Dan keunikan yang dimiliki ayam mutiara terletak pada suaranya yang cukup nyaring. Dalam perkembangan ayam mutiara sendiri sudah banyak dihasilkan dari persilangan ayam mutiara asli dengan ayam yang lain, sehingga ayam mutiara sekarang semakin banyak jenis ragamnya. Mereka memiliki beberapa nama yang diketahui masyarakat luas, tetapi yang paling umum terkenal di Negera luar adalah Guinea Fowl dan Pet Speckled Hen.
Ciri-ciri Karakteristik Ayam Guinea Fowl (Mutiara)
Ternak hias juga merangkum ciri-ciri fisik yang ada pada ayam guinea fowl yang harus kalian ketahui agar dapat mudah dikenali oleh orang awam atau yang masih belum terlalu ayam jenis ini. Berikut ciri khas yang terdapat dari ayam mutiara sebagai berikut ini:
- Dibagian kepala atau sekitar wajah polos tidak ditutupi bulu halus
- Memiliki tanduk yang tumbuh menjulang keatas
- Kepala ayam ini terlapisi oleh kulit yang berwarna putih dan ada pula yang agak kebiruan
- Memiliki suara yang nyaring atau lantang
- Hidup berkelompok di habitat aslinya bersama kawanan lainnya
- Bisa dibilang saat ingin bertelur biasanya pada musim hujan
- Ukuran tinggi ayam ini bisa mencapai 50 cm lebih
- Memakan sayur-sayuran, biji-bijian, juga buah-buahan dan serangga kecil
- Suka mengeluarkan suara disaat kelompoknya dalam situasi bahaya
- Termasuk unggas teritorial jadi seperti mempunyai wilayahnya masing-masing
- Dalam setahun dapat bertelur dan menghasilkan 50-70 butir
- Panjang tubuh ayam mutiara dewasa sampai 40-70 cm
- Berat atau beratnya bisa mencapai 1,5 sampai 2,4 kg per ekornya.
MEMBEDAKAN JANTAN DAN BETINA
Untuk peternak atau penggemar ayam hias yang ingin berminat untuk memelihara ayam jenis ini tentunya harus mengetahui perbedaan ayam mutiara jantan dan betina. Berikut ini perbedaan ayam mutiara betina dan jantan:



















Chat via Whatsapp


















