TERNAKHIAS.COM - Ayam Sumatra merupakan strain asli dari Nusantara berasal dari pulau Sumatera pada tahun 1847 yang termasuk hewan peliharaan hias yang tidak kalah cantik dan indah dari jenis lainnya. Ayam Sumatra sendiri memiliki warna hitam kehijauan yang berkilau dengan ekornya yang terlihat panjang dan anggun, sisir kecil, betis hitam dengan kaki berwarna kuning. Ayam Sumatra sendiri di tempat mereka berasal disebut Ayam Taduang yang dikenal dalam bahasa minangnya merupakan ras ayam kampung asli Indonesia. Ayam jenis ini terbilang cukup langka dimana populasinya tidak begitu banyak karena adanya eksploitasi besar-besaran membuat dampak menjadi sedikitnya jumlah mereka di Indonesia. Ayam Sumatra adalah salah satu jenis ayam hias. Antusias masyarakat yang besar membuat mereka dipelihara atau ternak hias untuk dipamerkan atau juga dikembangbiakan. Ayam ini juga jarang sebagai ayam pedaging dikarenakan daging mereka yang sedikit atau kecil.
Hal lain yang perlu kita ketahui tentang ayam ini adalah, trah ini tidak suka dengan kurungan. Apabila para peternak dan pemelihara ingin membesarkan ayam ini maka sebaiknya biarkan mereka di area terbuka agar mereka dapat mencari makan sesuai yang mereka inginkan. Ayam ii termasuk jenis ayam yang galak bahkan hampir sama dengan ayam aduan, itu yang membuat mereka tidak dapat dijinakan atau memeliharanya dengan jenis ayam lain bahkan ayam pekarangan yang lain. Dikarenakan mereka memiliki sifat yang agresif dan kecenderungan yang liar. Ayam Sumatra sendiri merupakan ayam yang menakjubkan dilihat dari tampilan khas mereka, dimana ayam sumatra akan memiliki warna yang bermacam-macam disepanjang ujung bulu mereka. Bukan berarti ayam sumatra cuma ada di pulau sumatra, nyatanya ayam ini juga ditemukan di pulau Jawa dan juga Kalimantan. Kebanyakan orang mengira mereka jenis ayam yang hidup bebas di hutan. Untuk ayam sumatra betina sendiri biasa sering digunakan sebagai penghasil telur dan ayam sumatra jantan lebih sering digunakan dalam sabung ayam antar kota bahkan daerah terpencil atau desa. Dari sinilah ayam sumatra mulai populer karena kemenangan mereka akan sebuah kompetisi sabung ayam. Bulu ayam sumatra yang membuat mereka tetap terlihat indah menjadi bagian dari ayam hias yang disukai.
Ayam Sumatra sendiri mulai diperkenalkan pada tahun 1847 atau kisaran abad ke 19 di Amerika Serikat dan Negara Eropa lainnya. Saat itulah orang mulai membiakkan ayam sumatra untuk menambah panjang bulu ekornya dan membuat mereka semakin populer. Disaat waktu yang sama juga ayam ini dijadikan sebagai ayam aduan untuk hiburan semata saja. Lalu diekspor ke Negara Jerman pada tahun 1882 dan Inggris pada tahun 1902. Sampai akhirnya diakui untuk pertama kalinya oleh APA (American Poultry Association Standard of Perfection) pada tahun 1883. Walau dianggap sebagai ayam yang primitif namun banyak sekali kelebihan yang dimiliki ayam ini.
Ciri-ciri Karakteristik Ayam Sumatra
Ayam Sumatra memiliki mata berwarna hitam dengan kilau warna-warni hijau di bulu mereka walaupun tidak semua memiliki warna kehijauan ini. Disaat ayam jenis ini sering ditemukan di hutan bebas, mereka juga terlihat dengan beberapa warna lain. Walaupun rata-rata paling umum keseluruhan bulu mereka serba hitam, ayam sumatra dengan dada berwarna merah juga sering terlihat. Ayam Sumatra berwarna hitamlah merupakan jenis yang paling populer di antara jenis ayam sumatra lainnya. Setelah diketahui ayam sumatra sendiri saat dulu tidak berbulu panjang seperti yang kita lihat sekarang, semua itu dikarenakan di tempat mereka hidup hutan bebas atau alam liar, bulunya tidak panjang secara alami. Ayam Sumatra sendiri dapat berbulu panjang karena mereka dibawa ke Amerika Serikat untuk disempurnakan seperti ayam sumatra yang sekarang kita lihat. Akan tetapi disaat ayam jenis ini terlihat oleh masyarakat rata-rata mereka akan mendatangi ayam tersebut karena ekornya yang panjang dan kilau warna hijau kumbang dan ungu yang bersinar di ekornya. Ditambah ayam jenis ini memiliki bulu ekor yang memanjang, fitur ungu di seluruh wajah, dan warna hijau dan ungu berkilauan di bulunya. Mereka memiliki sisir kacang dan pial merah. Warna kulit mereka kuning. Mereka memiliki beberapa taji di setiap kaki.
Berikut ciri-ciri lengkap dari karakteristik ayam sumatra selain yang dijelaskan diatas yang antara lain sebagai berikut :
- Memiliki kepala berbentuk bulat terlihat pendek bukan panjang lonjong seperti jenis ayam lainnya.
- Mempunyai pial atau gelambir yang tertata baik dan terlihat cantik.
- Paruh tebal mereka yang sedikit pendek yang arahnya melengkung tajam ke bawah dan termasuk paruh yang kokoh.
- Memiliki Jengger tegak , semakin kecil maka akan terlihat lebih bagus.
- Bagian leher yang panjang kadang sedang dan juga melengkung seperti busur.
- Mempunyai cuping kecil berwarna hitam, ketika muda terkadang warnanya sedikit putih.
- Memiliki postur dibagian punggung yang panjang.
- Bulu mereka yang berwarna hitam terlihat mengkilap dengan paduan warna kehijauan dan kebiruan.
- Bagian sayap yang mengarah ke bawah setara dengan ekor bahkan ada yang sampai sayap bertemu dengan sayap sebelahnya.
- Di bagian ekor terlihat lumayan lebat dan panjang hampir seperti ayam onagadori tapi tidak bisa dibilang sama atau mirip.
- Untuk kaki anak ayam sumatra yang baru menetas umumnya berwarna kuning dan sedikit warna hitam. Apabila setelah 1 bulan semuanya akan berubah menjadi hijau atau hitam.
- Telapak kakinya halus biasanya berwarna kuning, hitam dan kehijauan.
- Mempunyai postur badan yang tegak, ukurang kecil tapi terlihat padat.
- Dapat menghasilkan telur sebanyak 100 butir bahkan lebih setiap tahunnya.
- Pada ayam sumatra dewasa yang jantan memiliki bobot antara 2,25 kg sampai 2,7 kg dan betina 1,8 kg saja.
- Khusus ayam sumatra jantan memiliki banyak taji ketika menginjak usia dewasa.
- Telur mereka akan berwarna putih.
- Pada bagian kepala ayam sumatra jantan akan terlihat kecil, tetapi untuk tengkoraknya sendiri lumayan lebar.
- Mempunyai kaki panjang dan kekar, dengan sisik-sisik besar yang teratur dan rapat berwarna abu-abu kehitam-hitaman.
- Jari-jari kakinya panjang, kokoh, warnanya hitam kusam dan juga kuku-kukunya panjang, runcing, berwarna hitam abu-abu.
Jenis-jenis Ayam Sumatra
Untuk jenis-jenis dari ayam sumatra sendiri setidaknya ada 3 lebih klasifikasi dari ayam hias dengan berbagai varietas dari warna bulu mereka.









Chat via Whatsapp


















